Lumpur Lapindo: Kalahnya Negara Oleh Korporasi
30 May 2009 – 14:31 | 2 Comments

Tepat tanggal 29 Mei 2006, tiga tahun yang lalu bencana yang menimpa warga Porong, Jawa Timur  terjadi. Sebuah sumur pengeboran, Banjar Panji-1 milik PT. Lapindo Brantas menyemburkan lumpur yang kemudian merendam wilayah di sekitarnya. Akibatnya, …

Read the full story »
Budaya

manusialah yang membangun kebudayaan dan sebaliknya budayalah yang membentuk manusia hingga akhir zaman

Galeri

fragmen kehidupan dituangkan dalam berbagai media yang menyatukan manusia, budaya dan lingkungan

Glossary

terminologi yang kerap digunakan di gerakan sosial, budaya dan lingkungan beserta penjelasannya

Hak Asasi Manusia

pada dasarnya, manusia memiliki hak yang sama saat terlahir di muka bumi

Lingkungan

Memahami lingkungan menjadi kewajiban semua orang keseimbangan dunia tetap terjaga.

Home » Diskriminasi, Hak Asasi Manusia, P, Pengungsi, Perempuan dan Anak

Kekerasan Dalam Pacaran

Submitted by syaldi on 11 August 2009 – 13:143 Comments

teen-dating-violenceJatuh cinta berjuta rasanya. Itulah pepatah yang mungkin juga ada benarnya. Sampai-sampai meskipun pacar kita melakukan kekerasan kepada kita seperti memukul, menampar, memaksa berhubungan seksual, bahkan meminjam uang tanpa pernah mengembalikan kita pasrah saja. Sekarang saatnya mengatakan tidak jika itu dilakukan oleh pacar kita. Baru pacaran aja sudah berani melakukan kekerasan, gimana kalau nikah nanti?

Ingatlah:

  • Kekerasan terjadi bukan salah kamu
  • Kamu tidak patut mendapat kekerasan
  • Kamu tidak dapat mengubah perilaku kasar/perbuatan kekerasan seseorang
  • Bertahan dengan kekerasan tidak akan menghentikan kekerasan
  • Jika kamu tetap ingin bertahan, buatlah perencanaan yang membuat diri kamu aman dari kekerasan berikutnya

Kenalilah pacar kamu jika dia adalah pelaku kekerasan.
Tanda-tanda kalau pacar kamu adalah pelaku kekerasan:

  • Dia sangat cemburu buta kepada kamu
  • Ingin tahu keberadaan kamu setiap waktu
  • Marah jika kamu menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman
  • Menyalahkan kamu dan orang lain atas kesalahan dirinya
  • Memperlakukan kamu dengan penuh kekerasan

Apa yang harus kita tahu dari pelaku kekerasan?

  • Dia mencoba mengisolasimu dari keluarga dan teman-teman
  • Dia menyangkal kebiasaannya melakukan kekerasan
  • Dia mengontrol penuh perilakumu
  • Dia menyalahkan korban
  • Dia selalu mengurangi pertemuan kamu dan teman-teman serta keluarga kamu
  • Dia kadangkala minim kepercayaan dirinya
  • Dia kemungkinan besar pernah menyaksikan kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya atau menjadi saksi kekerasan dalam rumah tangga

Tips aman kamu berpacaran :

  • Janganlah berpacaran hanya berduaan dalam tempat yang sepi
  • Hindarilah hubungan seksual sebelum menikah karena banyak merugikan perempuan
  • Berani untuk menolak kemauan pelaku jika dia mengajak kamu berhubungan seksual
  • Jangan sekali-kali percayakan ATM/Buku Tabungan kamu kepadanya
  • Jangan percaya 100% pada ucapannya
  • Lakukan visum et repertum di Rumah Sakit kalau luka kamu dikarenakan kekerasan
  • Pelajari ilmu beladiri Self Defense For Women (Pertahanan Diri untuk Perempuan) untuk berjaga-jaga kalau kekerasan terjadi pada kamu

Ok teman-teman, jadi mulai sekarang berpacaranlah dengan cara yang sehat. Lebih baik menjomblo daripada kamu berpacaran tetapi jadi korban kekerasan. Buat kamu yang telah menjadi korban kekerasan dalam pacaran ini. Kamu bisa berkonsultasi dengan para psikolog di lembaga perempuan di antaranya:

  1. Yayasan Pulih, Telpon: 021-78842580 / 021-9828639, Fax: 021-78842580 – Hotline Konseling: 08881816860
  2. Mitra Perempuan, Telp/fax: 021-8291708 – Hotline: 021-83790010.
  3. Pusat Krisis Terpadu RSCM, Telp: 021-316 2261

Biaya konsultasi tidak dikenankan biaya! Jadi jangan ragu ya untuk datang berkonsultasi. Semoga hubungan kalian dengan pasangan sehat dan jauh dari kekerasan dalam pacaran. Lebih baik menjomblo daripada terikat dengan pacar yang suka melakukan tindak kekerasan kepadamu.

Penulis: Titiana Adinda, seorang penggiat perempuan yang aktif di mendukung gerakana perempuan dan telah menulis beberapa buku.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

3 Comments »

  • Bhyan_DJJ says:

    bener banged tuh…!!!
    zoalx tmnq juga prnah ngalamin hal ntu…..!?!
    dy di ancam bakalan di buat malu ma pcarx…krna dah nyakitin hatix do’i…tpi ntu bkn salah tmnq…soalx do’i yg ngebwt duluan..!!

  • :( :( says:

    slalu ce yang dianggap korban…co dianggap pelaku…

    tertekan tertekaaaaaaaaaaan !!!!!!!!!!!!!!! …

    knp slalu co yg dianggap pelaku ???!!!!

  • dugo says:

    dunia sekarang sudah terbalik/…
    dlu pelaku kekerasan lebih banyk oleh laki2 kepda perempuan itupun dikarenakan perempuan yang tidak dapat di Tata olh sang pria sebagai imamnya.
    sekarang kekerasan lebh banyak oleh perempuan trhadap cwo-nya, tapi itu tidak pernah terendus oleh publik, karena cwo lebh bisa mengerti kepada prempuanya

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar blog.