Lumpur Lapindo: Kalahnya Negara Oleh Korporasi
30 May 2009 – 14:31 | 2 Comments

Tepat tanggal 29 Mei 2006, tiga tahun yang lalu bencana yang menimpa warga Porong, Jawa Timur  terjadi. Sebuah sumur pengeboran, Banjar Panji-1 milik PT. Lapindo Brantas menyemburkan lumpur yang kemudian merendam wilayah di sekitarnya. Akibatnya, …

Read the full story »
Budaya

manusialah yang membangun kebudayaan dan sebaliknya budayalah yang membentuk manusia hingga akhir zaman

Galeri

fragmen kehidupan dituangkan dalam berbagai media yang menyatukan manusia, budaya dan lingkungan

Glossary

terminologi yang kerap digunakan di gerakan sosial, budaya dan lingkungan beserta penjelasannya

Hak Asasi Manusia

pada dasarnya, manusia memiliki hak yang sama saat terlahir di muka bumi

Lingkungan

Memahami lingkungan menjadi kewajiban semua orang keseimbangan dunia tetap terjaga.

Home » Hak Asasi Manusia, Opini, Perempuan dan Anak

Berkeaksaraan Adalah Hak Dasar Warga Negara

Submitted by syaldi on 11 September 2009 – 02:04No Comment

tulis12sa5Hari ini, tanggal 8 September, merupakan Hari Keaksaraan Internasional yang diperingati setiap tahun di seluruh dunia. Bagi Indonesia, peringatan ini mengingatkan masyarakat dan pemerintah Indonesia akan situasi keaksaraan kita yang masih memprihatinkan. Menurut data Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Depdiknas (2009), prosentase penduduk buta aksara saat ini sebesar 9.7 juta orang atau 5.97% dari jumlah penduduk. Di antara jumlah ini, perempuan buta aksara mencapai 6.3 juta orang yang diantaranya sekitar 70% berusia di atas 45 tahun (KOMPAS, 28 April 2009). Lebih lanjut, Indonesia masih dihadapkan dengan potensi buta aksara baru yang jumlahnya diperkirakan 600 ribu orang pertahun. Situasi ini menunjukkan bahwa Indonesia dalam jajaran negara di dunia masih termasuk dalam daftar 10 negara yang angka buta hurufnya tinggi, yaitu berada pada peringkat tujuh setelah antara lain China, India dan Bangladesh.

Padahal berkeaksaraan adalah hak dasar setiap warga negara yang bukan hanya berarti hak mendapatkan proses pembelajaran yang mencerdaskan tetapi juga bermakna perluasan akses dan kesempatan untuk berkarya dan sejahtera. Penyebab umum buta aksara di Indonesia adalah karena mereka tidak pernah sekolah sama sekali atau putus sekolah yang disebabkan oleh banyak faktor yang diantaranya adalah faktor budaya, sosial, politik, ekonomi, dan gender.

Interaksi dari berbagai faktor ini pada gilirannya telah menciptakan kemiskinan, khususnya dikalangan perempuan, yang merupakan bentuk konkrit dari ketidakmampuan masyarakat yang sangat berkorelasi dengan tingkat buta aksara. Ketidakmampuan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan keaksaraan ini secara jelas juga menunjukkan ketidakmampuan pemerintah Indonesia untuk mencapai tujuan 2 dan 3 dari MDGs, target-target Education For All (EFA), dan kesepakatan CONFINTEA. Dalam rangka peringatan hari keaksaraan ini, sangatlah tepat waktunya bagi kita untuk merefleksikan usaha-usaha yang telah dilakukan dalam memajukan pendidikan Indonesia khususnya dalam pengentasan buta aksara ini. Namun upaya-upaya ini sangatlah terkait dengan keberhasilan pembangunan, karena tingkat keaksaraan merupakan indikator pembangunan manusia.

Persoalan keaksaraan tidak lepas dari persoalan pendidikan secara umum. Kebijakan pendidikan yang berpihak pada kelompok miskin merupakan sarana pencapaian keberhasilan pendidikan. Namun ketika kebijakan privatisasi pendidikan semakin gencar dilakukan pemerintah Indonesia dimana pendidikan diserahkan ke masyarakat dan pasar bebas maka semakin sedikit warga miskin yang dapat mengakses pendidikan. Dalam situasi ini kemungkinan jumlah mereka yang buta huruf berkurang akan semakin kecil peluangnya, meskipun anggaran pendidikan untuk tahun 2009 sudah dinaikkan menjadi 20% dari seluruh total APBN.

Penulis: Yanti Muchtar, Direktur KAPAL Perempuan

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar blog.